Rabu, 24 Februari 2010

WISATA DAN KULINER RIAU

WISATA DAN KULINER RIAU

BENGKALIS

Lokasi : Pekanbaru, Dumai, Bengkalis, Dabok Singkep, Selat Panjang
Kuliner : oleh-oleh makanan, kue-kue import dari Malaysia, bahan masakan, durian

Tema Wisata DC kali ini adalah oleh-oleh dari Mama-ku yang baru pulang "berlibur" dari Riau untuk menghadiri acara keluarga di sana.


Buah tangan yang selalu biasa dibawa jika berkunjung ke Dumai adalah kue-kue dan biskuit dari Malaysia ini yang memang sangat banyak dijual di Dumai. Kami pun tergila-gila dengan kelezatan, keanekargaman dan kreatif rasa-nya. Dan kue bolu kemasan merk London-lah yang paling enak dan empuk rasanya, harganya sekitar Rp. 16.800,-. Pada gambar di atas, bagian sebelah kanan bawah adalah kue bolu jenis baru yang pertama kali kami coba. Sama enak rasanya sepeti kue London Swiss Roll. Sementara biskuit keladi pada gambar di bawah ini :



adalah rekomendasi dari kakak sepupu dan ternyata setelah dicoba, rasanya seperti (baca: hampir mirip) biskuit vegetarian yang dulu pernah dibawa oleh kakak sepupu yang lain sebagai buah tangan, rasanya benar-benar crunchy, gurih banget ;). Berikut gambar biskuit vegetarian-nya :


Selain makanan kecil, ada juga bahan masakan khas yang dijual di Dumai-Riau yang selalu dibeli juga. Yaitu mie sagu, tauco dan sarden buatan Singapura. Mie Sagu yang seharga Rp.3.500,-/bungkusnya ini berasal dari daerah Selat Panjang, teksturnya agak kaku seperti karet gelang, warnanya putih transparan dan rasanya pun unik, Dapur Cantik pernah menyajikan resep berbahan dasar mie sagu ini yaitu Goreng Mie Sagu.



Ada yang suka dengan buah durian? Mungkin dodol durian yang disebut dengan Lempuk di daerah Bengkalis-Riau, merupakan buah tangan khas dari sana yang pantas untuk dibawa pulang. Harganya memang cukup mahal, Rp.17.000,-/buah dan rasanya legit-kenyal, merupakan oleh-oleh yang tidak pernah ketinggalan dibawa pulang oleh Wisata DC. Ada juga selai durian, harganya Rp.25.000,-/buah (lihat pada gambar di bawah paragraf ini), selai ini dibelinya di daerah Dabok Singkep.


Jambu Susu atau Jambu Gelas merupakan buah-buahan yang dibilang langka di daerah Riau ini. Beruntung saat itu Wisata DC bisa membawa pulang untuk oleh-oleh. Rasanya seperti jambu bol, manis terasa jika memang sudah benar-benar matang, gambarnya bisa dilihat pada gambar di atas ini. Beralih ke minuman, suka dengan tebu atau jagung? Ternyata di Dumai dijual sirup Jagung dan sirup Tebu,masing-masing seharga Rp.12.500,-/botol, enak banget rasanya, terutama untuk Tebu,hmmm.... :-].



Ada satu lagi, es kacang merah, yang merupakan jajanan khas Riau dikarenakan udaranya yang memang panas. Rasanya unik, kacang merah disini bukan-lah kacang merah di Pulau Jawa yang suka dijadikan sebagai bahan masakan untuk sup. Ukurannya

lebih kecil dan warnanya merah pekat, sudah dijual juga di Bandung

http://wisata_dapurcantik.blogspot.com













KULINER PELALAWAN RIAU

IKAN SALAI




IKAN SALAI

Ikan Salai adalah ikan basah yang masih segar lalu dikeringkan melalui proses penyalaian (pengasapan) yang dilakukan selama lebih kurang dua hari (two days). Proses pembuatan ikan salai ini merupakan salah satu cara tradisional yang dilakukan masyarakat di Riau pada umumnya dan Kabupaten Pelalawan Khususnya untuk mengawetkan ikan hasil tangkapan mereka. Dengan proses penyalaian, selain ikan lebih tahan lama untuk disimpan, rasa ikan juga lebih nikmat dan tidak mengurangi protein yang ada pada ikan tersebut. Bagi masyarakat Pelalawan, tradisi penyalaian ikan ini sudah dilakukan sejak ratusan tahun yang lalu. Proses pembuatan ikan salai yang kita lakukan ini tanpa menggunakan bahan kimia (pengawet) dna pewarna dan proses pengerjaannya kita lakukan dengan higienis dan professional agar kualitas yang kita hasilkan lebih terjamin.







Ikan Salai merupakan salah satu menu makanan yang cukup terkenal terutama bagi masyarakat Riau (rumpun melayu) yang tinggal di sepanjang sungai-sungai besar yang ada di Riau. Hanya saja salai yang sudah ratusan tahun mengisi kuliner masyarakat Riau ini belum begitu terkenal luas bagi masyarakat Indonesia sendiri. Ikan Salai ini sebenarnya sama saja fungsinya dengan ikan teri dalam dunia kuliner, dia bias dimasak sendiri (tunggal) dan dapat dijadikan campuran pada masakan lainnya, jika sayuran yang dicampur dengan salai bukan saja menyebabkan makanan/sayuran menjadi lebih enak, tetapi juga akan menimbulkan aroma lebih harum karena aroma ikan salai ini harum jika dimasak. Para ahli kuliner (cheff/ahli memasak) malahan sangat mungkin membuat kreasi masakan baru dengan bahan ikan salai ini. Beberapa kreasi yang cukup dikenal diantaranya : Sambal Salai, Asam Pedas Salai, Nasi Goreng Salai, Mie Goreng / Kuah Salai, Bubur Salai, Sayur Salai, Gulai Salai.

http://wwwikansalai.com





Menikmati Gulai Selais di atas Sungai Siak

http://wwwkulineronline.wordpress.com









Salah satu makana khas yang disajikan di rumah makan ini adalah gulai salai ikan selais. Ikan selais merupakan ikon kota Pekanbaru, dan sampai saat ini susah dibudidayakan, hanya mengandalakan tangkapan dari alam untuk memenuhi kebutuhan pasar. Sedangkan ikan salai, merupakan ikan yang diasapi agar bertahan lama yang memiliki tekstur dan aroma yang khas. Salai ikan yang populer adalah salai ikan selais, say dulu sering membeli di pasar Bawah untuk oleh-oleh pulang ke Jogja, namun sekarang jarang karena harganya cukup aduhai, 150 ribu/ kg. Di rumah makan ini, ikan salai dimasak dengan kuah gulai bersama daun pakis atau daun singkong dan kacang panjang.



GULAI CIPUIK KUANTAN



Setiap kali pulang kampung ke Teluk Kuantan untuk liburan maupun bila ada urusan pekerjaan ke Pekanbaru dan menyempatkan pulang ke Teluk Kuantan, saya tidak pernah lupa mencicipi lezatnya gulai siput (dalam bahasa Melayu dialek Kuantan di sebut gulai cipuik).


Siput sawah merupakan bahan baku utama gulai siput. Ukurannya kira-kira seukuran biji kelereng hingga lebih besar sedikit dari kelereng. Di Kabupaten Kuantan Singingi siput biasanya ditangkap di sawah pada musim kering atau saat curah hujan tidak terlalu tinggi. Pada puncak musim hujan saat sawah tergenang banyak air agak sulit untuk menangkap siput.


Siput segar (umumnya dalam keadaan masih hidup) bisa ditemukan di pasar tradisional di Kabupaten Kuantan Singingi, dijajakan oleh ibu-ibu di emperan pasar. Takaran yang digunakan biasanya cupak atau tekong (seukuran kaleng kemasan susu kental manis).



Siput dimasak dengan kuah berbumbu pedas ‘sedang’ dan santan yang tidak terlalu kental. Biasanya siput dimasak bersama salah satu sayur pelengkap (dalam bahasa lokal disebut rampai) seperti kacang panjang, pucuk daun keladi, terung asam, atau pakis (paku). Rasanya? kenyal dan seru. Seru, karena untuk memakannya perlu usaha ekstra. Daging siput disedot (di-slurup) hingga terlepas dari cangkang. Bila makan bersama, suara sedotan membuat suasana makan menjadi ramai oleh suara sedotan yang bersahutan. Agar mudah disedot bagian belakang cangkang dilubangi terlebih dahulu sebelum dimasak.

Bagi kawan blogger yang ingin mencoba makanan ini, saya rekomendasikan untuk tidak mencarinya di rumah makan, setahu saya makanan yang satu ini belum menjadi menu rumah makan. Makanan ini hanyalah menu rumahan keluarga Kuantan. Untuk menikmatinya kita harus mengunjungi keluarga Kuantan. Bila berkunjung ke Kabupaten

http://www sungaikuantan.com







KULINER PEKANBARU

Gulai Ikan Patin dan Asam Pedas Ikan Patin adalah masakan khas kota Pekanbaru Riau. Hampir disemua rumah makan maupun restoran di Kota Pekanbaru menyediakan menu Gulai Ikan Patin dan Asam Pedas Ikan Patin. Jadi tidaklah sulit kalau berkunjung ke Kota Pekanbaru untuk menyantap Gulai Ikan Patin dan Asam Pedas Ikan Patin masakan khas Kota Pekanbaru juga daerah Riau lainnya.


Asam Pedas Ikan Patin


Kenikmatan menyantap Gulai Asam Pedas Ikan Patin adalah ketika disajikan hangat-hangat, pedas dan sedap membuat lidah bergoyang nendang. Pabila sepiring gulai Ikan Patin bersanding dengan Asam Pedas Ikan Patin sungguhlah nikmat. Gulai Ikan Patin yang berkuah kuning pekat dengan potongan-potongan besar Ikan Patin dan Asam Pedas Ikan Patin menawarkan penampilan dengan semburat merah yang menggoda.


Resep dan bahan-bahan untuk memasaknya pun mudah untuk didapatkan, dengan bentuk kuah berwarna agak kuning dan kental yang telah membuat selera makan semakin terbuka apalagi jika makanan ini disiapkan dengan sayur seperti pucuk daun ubi rebus dan lauk pauk lainnya sebagai pelengkap hidangan gulai ikan patin di atas meja makan

Daging ikan patin yang lembut terasa dilidah disaluti dengan bumbu masakan yang meresap kedalam daging ikan. Gulai ikan patin ini akan lebih terasa nikmat rasanya ketika dipadukan dengan nasi putih yang akan mengenyangkan perut.

Gulai ikan patin akan lebih terasa segar dan beraroma lebih harum jika didalam gulai dimasukkan dengan bunga kecombrang yang berfungsi sebagai penyedap rasa gulai ikan patin.

Selain menu gulai ikan patin juga dapat kita rasakan pada menu masakan asam pedas ikan patin, yang kuahnya berwarna merah karena masakan ini bumbu utamanya adalah cabe kampung dan kandis , sehingga masakan ini sangat terasa pedas dan sangat terasa asamnya.

Oleh karena itu masakan ini disebut dengan gulai asam pedas. Rasa asam segar menyeruak ketika gigitan daging ikan yang empuk bertengger di lidah. Ditemani dua menu ini, tak terasa nasi sebakul pun habis.

http://www.sungaikuantan.com






Tidak ada komentar:

Poskan Komentar